Reva adalah nama panggilanku sebagai seorang gadis yang memasuki usia 23 tahun sudah sepantasnya kedua orang tuaku menyakan hubunganku dengan Galih. Bokep Dan aku pikir dia pasti sedang sibuk dengan pekerjaaanya, aku tahu pekerjaan kantor memang selau sibuk. Dari rumah aku dandan cukup rapi dan berangkat menuju tempat janjian kami.Sampai di sana aku lihat Galih sudah duduk di satu kursi cafe itu “Mau pesan apa?” Katanya dan aku hanya tersenyum walau dalam hati aku merasa ada yang aneh dengan sikapnya, biasanya dia sudah tahu minuman kesukaanku dan biasanya sudah ada di meja sebelum aku datang. Dan benar saja hari itu Galih menemuiku bukan untuk jalan bareng tapi meutuskan untuk meninggalkan aku.Aku tidak mempercayainya tapi dia beralasan kalau dia akan sibuk belakangan ini. dan aku akan paham aku nggak akan nuntut lebih dari




















