hehehe…tapi itulah cintaku, aku cinta dia dan dia cinta kepadaku. Lumayan banyak belanjaan kami. Jilbab bokep indo Aku tak tahu apakah itu cinta tapi, kian hari dadaku makin sesak. “Saya pijetin ya mbak, sepertinya mbak capek”.“Makasih, nggak usah ah”“Nggak papa koq mbak, cuma dipijit aja, emangnya mau yang lain?”Ia tersenyum, “Ya udah, pijitin saja”Aku memijiti pundaknya, punggungnya, dengan pijatan yang halus, sesekali aku meraba ke bahunya. Mbak Dewi meremas rambutku, menjambakku. Rasanya aneh, tapi aku suka. Aku memberinya sebuah gaun berwarna hitam yang mewan.“Indah sekali, berapa harganya?”, tanyanya.“Ah nggak usah dipikirkan mbak”, kataku sambil tersenyum. Aku cinta mbak Dewi. Aku memang menyembunyikannya. Sampai kini pun ia masih seperti dulu, tidak berubah, tetap cantik.




















