Suatu saat, ketika aku masih kuliah. Karena belum tahu kalau aku datang, Mama Winda keluar kamar mandi dengan santainya hanya berbalut handuk yang hanya “aspel” – asal tempel. Bokep “Ih… bener Mbak, Bapak suka cerita yang begitu pada saya sejak saya kuliah di kedokteran”, ceritaku. “Sialan Bapakmu itu… waktu itu kan cuma keputihan biasa”, sergah Mama Winda. “Gendeng kamu… aku ini kan ibu tirimu”, katanya berdalih. ayo…. “Maksudmu apa Kemal?”, Mama Winda mulai mengendus hasratku. Rupanya saat itu Ayah sedang “dinas” ke Jakarta, mengunjungi Mama Nurlela, sehingga hanya ada Mama Winda dan anaknya dari suami pertamanya yang berusia 5 tahun bernama Yoga.




















