Kedua bibirnya sesaat kemudian merapat. Tubuhku semakin lama semakin melengkung ke belakang kepalaku sudah terdongak ke atas. Bokepindojilbab “Kamu terangsang ya, Will?” tanyanya pelan dan agak lirih.Aku tidak menjawab. Siska tersenyum manis dan berkesan manja.“Eh, bisa keluar aku kalo kamu kayak gini terus,” bisikku lagi merasakan genggaman tangannya yang tak kunjung mengendur pada kemaluanku. Di balik baju ketatnya, aku meremas-remas payudaranya yang masih terbungkus BH. Kupejamkan mataku.Siska begitu luar biasa melakukannya. Kedua tanganku tak kusadari sudah mencengkeram setir mobil.Ujung lidahnya naik lebih ke atas lagi. Tak kusadari lagi sekelilingku oleh gelombang kenikmatan yang mendera seluruh urat syaraf di tubuhku yang semakin tinggi.Aku berhenti sejenak meraba payudaranya. Kukabulkan permintaannya karena aku sendiri sedang bebas, dan kuputuskan untuk naik tol dan putar-putar kota Jakarta.




















