Wajah Nurul semakin tegang, keringat mulai membasahi wajahnya, tak sepatah katapun keluar dari mulutnya, aku tahu dia sedang bingung, malu, dan mungkin takut juga. Bokepindojilbab “Pah, tidur yuk, mamah dah ngantuk banget nich”, “Ya sudah tidur aja dulu, nanti papah menyusul”. Apalagi jika dirumah aku sering melihatnya hanya menggunakan daster saja walau wajah dan kakinya tidak dapat aku lihat, tapi aku dapat membayangkan bagaimana tubuhnya. Setelah kami puas kamipun tertidur. Namun…tiba-tiba aku melihat sesuatu yang ganjil. uuhhhmmm… aaahhh….” ku dengar desahan samar dari mulutnya, aku segera bergegas ke kamar untuk mengambil Handhone ku dan segera merekam kejadian langka ini.




















