Namun nggak mau dirayakan. Jilbab bokep indo “Iya.”
“Memangnya ada apa?” tanyaku lagi. Lidya melepaskan pagutannya dan menatapku, Seakan tak percaya kalo aku sama sekali tak bisa apa-apa.“Kenapa diam saja..?” tanya Lidya merasa kecewa atau menyesal karena telah mencintai laki-laki sepertiku.Namun tak.., Lidya tak menampakkan kekecewaan atau penyesalan Justru dia mengembangkan senyuman yg begitu indah dan manis sekali. Padahal Bapak paling sayg padaku. Tante Amanda dan Oom Joko juga berpakaian seperti mau pesta. Dua kakakku perempuan semuanya. Namun nggak mau dirayakan. Aku benci dgn suaminya. Namun memang sudah lama aku ingin dibelikan motor. Bukan hanya itu saja, dia juga melepaskan celanaku hingga yg tersisa tinggal sepotong celana dalam saja Sedikitpun aku tak merasa malu, karena sudah biasa aku hanya memakai celana dalam saja kalo di rumah.Lidya memandangi badanku dan kepala sampai ke kaki.




















