Ternyata tidak. Aku masih jauh dari garis alkoholik. Bokepindojilbab Seorang wanita tua berusaha berbicara denganku. Kangen? Sampai akhirnya Felly keluar dari kamarnya. Aku merasa sudah tidak tahan lagi. Entah apa yang mereka bicarakan di sana.Felly ini gadis baik. Suasana yang hiruk-pikuk di sana bukan merupakan gangguan pada penatnya tubuhku yang bukan main, sehabis dicabik-cabik seharian oleh monster-monster kapitalis lapar itu.Memang sebagian orang menyangka hidupku enak, mungkin bukan sebagian, hampir setiap orang yang mengenalku lebih dari seminggu berpendapat demikian.Star TV di pojokan bar menampilkan balap sepeda yang tidak berujung pangkal. Malam itu begitu indah. “Bilang aku sedang keluar kantor,” balasku di interkom, “Kamu ke sini sekarang, jangan lupa kunci pintu kalau masuk.”
“Ah, Bapak.”Indri sekretaris terbaik yang kumiliki.




















